• 28

    Jun

    Orang Kreatif, Humor, dan Ayam (?)

    Menurut Sahabat, apa sih pengertian “kreatif“? Saya pernah membaca bahwa salah satu ciri orang kreatif adalah suka bicara sendiri. Itu mengapa ada juga yang bilang bahwa batas antara kreatif dan gila itu tipis. *duh! :sad: Hmm, sebelum saya ikut mengamini pendapat ini, saya tentu perlu melakukan pengamatan terhadap orang-orang sekitar yang saya anggap kreatif … dan dari yang saya lihat, rata-rata mereka punya gaya yang unik, bisa juga dikatakan rada nyleneh, percaya diri tampil seperti apa yang ada dalam dirinya, sering utak-atik sesuatu, selalu ingin tahu, mudah bosan, dan suka iseng. Untuk yang terakhir kali saya sebut, iseng, sepertinya paling sering saya lihat pada diri orang kreatif. Lihat saja salah satu kakak angkatan saya. Sebut saja, Sera. Beberapa tahun lalu i
  • 3

    Jan

    Belajar Ber-Food Combining

    Alhamdulillah, goal saya jelang tahun 2015 bertambah lagi. Kalau di tahun 2013 dan 2014 saya sudah memulai beberapa goal di lingkup finansial (asuransi kesehatan+jiwa, investasi reksadana), maka dua minggu terakhir bulan Desember saya mulai goal selanjutnya: food combining. Mengapa saya tertarik dengan food combining? Alasannya sederhana, saya ingin sehat jangka panjang. Niat awal ini dikuatkan dengan riwayat diabetes mellitus dari sesepuh, dari garis Bapak sekaligus Ibu. Sementara, saya gak bisa menolak satu hal ini: saya bertambah tua saban harinya. Memang mau sampai kapan saya menunda untuk mengubah gaya hidup? Akhirnya, setelah beberapa waktu mempelajari konsep dasarnya dari blog Suhu Erikar Lebang, dan beberapa sumber lain, bismillah … saya mulai untuk belajar ber-food combin
  • 29

    Dec

    Dari Pohon ke Pohon (bagian 1)

    Hari Pohon Sedunia itu jatuhnya tanggal 21 November, terus kenapa saya tahu-tahu bikin postingan soal pohon? Ini kan sudah bulan Desember, ya? Telat dong! :mrgreen: Hahaha iya, lagi kepengin saja. :P Sebenarnya saya sedang kangen naik-naik ke … atas pohon. Sudah lama gak manjat pohon dan tiap kali naik ke atas pohon selalu banyak kenangan masa kecil yang kemudian berkelebatan cepat secepat laju mobil Batman si pahlawan dari Gotham City. *iish, apa sih? :lol: Well, kalau bicara soal pohon, semua orang juga pasti tahu kalau manusia tidak pernah bisa lepas dari yang namanya pepohonan dan tumbuhan, ya. Itu salah satu alasan saya suka pada suasana hijau, rindang, dan sejuknya pepohonan. Bersyukur sekali itu semua masih bisa saya nikmati di sekitar rumah orangtua. Alhamdulillah. Mau saya,
  • 22

    Dec

    Sedikit Cerita soal Argalitha

    Argalitha, demikian namanya lebih dikenal di dunia maya. Di awal perkenalan kami tahun 2013 lalu, seingat saya, ia tak memakai nama ini sebagai nama akun facebook. Coba saja lihat bukti percakapan kami per 20 April 2013 berikut ini: screenshoot percakapan pertama saya dengan Argalitha via facebook Percakapan di atas dimulai jelang kopdar perdana kami di acara komunitas TDA Yogyakarta dan Freelancer Indonesia di Edu Hostel, Jalan Ngampilan. Akun yang ia pakai kala itu adalah Tha Artha. Eh, tapi kok, nama akunnya tertulis Facebook User, ya? Kurang tahu juga. Mungkin akun ini di-deactive atau memang sudah dihapus oleh si empunya dan pindah ke lain hati menjadi yang sekarang ini, Argalitha. Secara personal, kala itu saya tidak akrab dengan Argalitha. Lha wong kenalnya saja di grup KEB; ngo
  • 22

    Jan

    Yang Baru Saja Terbit

    Menyusul #CurhatRedaksi sebelumnya tentang mengejar ketertinggalan, kali ini saya akan menambah informasi mengenai terbitan jurnal. Daripada penasaran, mari ditengok daftar isi edisi vol. 16 no. 2: Hubungan antara Inokulum Awal Patogen dengan Perkembangan Penyakit Hawar Upih pada Padi Varietas Ciherang. Update on the Host Range of Different Species of Fruit Flies in Indonesia. Disease Incidence of Melon Leaf Curl in East Java and Special Province of Yogyakarta. Survei Penggerek Batang Jagung dan Kompleks Musuh Alaminya di Provinsi Gorontalo. Penyakit Karat Putih Krisan di Sekitar Bandungan, Ambarawa. Uret Perusak Akar pada Rumput Halaman Kampus. Pengaruh Tinopal terhadap Patogenisitas Nucleopolyhedrovirus pada Spodoptera litura Obituari: Prof. (Emer.) Dr. Ir. Kasumb
  • 11

    Jan

    Mengejar Ketertinggalan

    Tahun ini, tepatnya 26 April 2014 nanti, genap 4 tahun saya menikmati hari-hari di redaksi Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia (JPTI). Sejauh ini masih banyak hal yang harus dikejar, utamanya adalah soal keterlambatan terbit. Jumlah cadangan naskah, keberkalaan terbit, dan status akreditasi menjadi hal penting setelah itu. Saat saya masuk akhir April 2010, redaksi memang pernah mengalami riwayat vakum terbit. Akibatnya, terbitan yang harus diurus kala itu baru edisi tahun 2008. Itupun sebagai pelaksana, kami harus memulai kembali dari nol–macam petugas SPBU saja. Karena kualitas cetakan edisi tahun 2007 mengecewakan, survei percetakan kembali dilakukan. Apa yang harus dikata, alangkah mustahil jika permohonan akreditasi diajukan dengan kondisi cetakan yang tidak memuaskan hati. Pe
  • 20

    Oct

    Celoteh Perempuan Angin

    Aku selalu berharap Tuhan mengizinkan aku tetap melakukan hal ini. Sesuatu–yang mungkin menurut banyak orang di luar sana–terlihat bodoh, tetapi bagiku sangat berarti. Aku suka memeluk pohon dan menikmati teduhnya kanopi. Ya, dua hal sederhana itu selalu membuatku kerasan menjadi perempuan angin. Aku mengagumi pepohonan yang memberi tanpa mengerti hendak diberi imbalan apa oleh manusia dan makhluk di sekitarnya. Jika terngiang aku pada pelajaran ilmu faal tumbuhan, pada reaksi gelap-terang, fotosintesis, asimilasi, dan lain hal; maka semakin kagumlah aku pada ciptaan Tuhan yang satu itu. Lalu, syukurku pun unjuk kepada-Nya. Betapa Ia Sang Maha Daya; telah mengatur segala rupa hal di dunia ini tanpa cela. Tak terhitung sebanyak apa, tetapi sungguh kehadiran pepohonan dan tumbu
  • 11

    Sep

    Gadis Jambu

    Sebagian orang mungkin akan mengernyitkan dahi ketika saya menyebut salah satu kesukaan saya semenjak kanak-kanak adalah memanjat pohon. Entah bilamana kebiasaan ini bermula, tetapi yang saya ingat memanjat pohon memang mengasyikkan. Saya bisa berjam-jam di atas pohon. Apalagi ketika orang tua tidak keberatan saya menjadi Tarzein kecil (karena saya perempuan :lol: ) sepulang sekolah. Bukan tanpa peringatan, ibu dan bapak selalu mengingatkan saya untuk berhati-hati. Beberapa pohon sudah pernah saya panjat. Rambutan, kelengkeng, kersen, beberapa jenis jambu (jambu air, jambu biji, jambu mete), sawo, belimbing, juga melinjo yang getas dan rapuh batangnya. Tidak terhitung berapa kali saya terjatuh, apalagi ketika memanjat pohon melinjo. Jatuh dari pohon adalah risiko, tetapi anehnya saya tida
  • 31

    Aug

    #CeritaDariKamar #31 Grey, Sebuah Jawaban "Mengapa Repot Menulis?"

    Sebagai penutup #CeritaDariKamar, saya akan memberi jawaban tentang sebuah pertanyaan yang muncul di hari ke-17 lalu. Benda ini adalah salah satu bukti mengapa saya repot-repot menulis. Bukan saja karena saya senang, tetapi juga karena menulis itu menghasilkan! ;) Hasil? Masih ingat kan dengan buku Helvy Tiana Rosa, Menulis Bisa Bikin Kaya? Well, kekayaan itu tidak selalu berupa materi memang. Namun, setidaknya benda satu ini merupakan salah satu bukti pencapaian saya selama tiga tahun menulis di blog. Grey Perkenalkan, namanya Grey, si laptop abu-abu yang saya peroleh karena menang hadiah utama lomba review blog tahun 2012. Sebenarnya hadiah utama bukan berupa laptop, melainkan sebuah iPad 2. Cuma karena saya pikir akan jauh lebih bermanfaat jika diwujudkan menjadi laptop; maka saya pu
  • 30

    Aug

    #CeritaDariKamar #30 Sekotak Impian

    Sekotak impian. Biar saya namakan kotak hijau ini demikian. Sebenarnya sederhana saja bentuknya, seperti kotak plastik biasa. Yang istimewa, karena kotak ini menyimpan kisah dan segala impian saya sejak memiliki buku catatan harian pertama hingga ketujuh. Jadi kalau di hitung-hitung sejak tahun 1996 pertengahan hingga pertengahan tahun 2002, ya sekitar 6 tahun. enam buku harian lux yang saya simpan di kotak impian Impian pertama yang saya tulis di buku pertama, kedua, dan ketiga ada kemiripan. Tidak lain yaitu bisa lolos ujian nasional (kala itu masih bernama EBTANAS) dengan NEM memuaskan dan diterima bersekolah di sekolah menengah umum negeri favorit di kota Jogja. Saya merasa bersekolah di desa kurang saingan. Ya, kala itu saya diterima di SLTPN 3 Ngaglik (sekarang SMPN 3 Ngaglik) yan
- Next

Author

perempuan angin | redaktur jurnal | march equinox | freelance tutoress | Ezy's riding mate

Follow Me