Ketika Si Kecil Divonis Diabetes

5 Jan 2014

Hai, Sahabat! :) Kali ini update Catatan Phie masih akan menyambung postingan sebelumnya mengenai diabetes.

Diabetes. Penyakit akibat kurang optimalnya metabolisme gula darah oleh hormon insulin ini tidak saja menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Kasus diabetes pada anak di Indonesia mengalami peningkatan beberapa tahun terakhir. Perubahan pola hidup rupanya tidak saja mengimbas para manusia dewasa, anak-anak pun berpeluang menderita diabetes. Biasanya tipe diabetes yang diderita anak-anak adalah diabetes tipe 1 (juvenile diabetes). Pankreas penderita diabetes tipe ini tidak mampu menghasilkan cukup hormon insulin untuk mengubah gula darah menjadi glikogen (gula hati). Keadaan ini mengakibatkan penderitanya memerlukan suntikan insulin setiap hari untuk mengontrol kadar gula darahnya.

gadis-kecil-penderita-diabetes-melitus-tipe-1-ilustrasi-_111026194606-304credit

Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan orangtua saat mengetahui anaknya divonis menderita diabetes?

Salah satu hal prinsip dalam penanganan diabetes pada anak adalah membiarkan anak mengetahui kondisi tubuhnya. Bertolak dari situlah para orangtua bisa terbantu melangkah untuk membiasakan si kecil berpola hidup sehat.

Setelah anak memahami benar seperti apa kondisi tubuhnya yang “istimewa” tersebut, orangtua perlu mulai membiasakan anak untuk:

  1. Disiplin makan tiga kali sehari diselingi dengan camilan sehat, seperti jus buah-buahan.
  2. Membantu diri sendiri mengontrol asupan gula. Orangtua dapat mengenalkan pada anak jenis makanan apa saja yang boleh dikonsumsi setiap hari dan yang harus dibatasi atau dihindari, misalnya makanan manis semacam permen, kue, cokelat, atau es krim.
  3. Lebih banyak minum air putih/air mineral dibanding minuman manis atau bersoda. Minuman bersoda dalam kemasan biasanya mengandung gula kadar tinggi dan pengawet.
  4. Membatasi konsumsi jenis makanan berlemak jenuh seperti jajanan berupa gorengan.
  5. Tetap melakukan aktivitas bermain di luar rumah atau berolahraga ringan untuk mengembangkan kemampuan motoriknya.

Diet yang dilakukan anak penderita diabetes tidak seketat penderita diabetes tipe 2 (adult-onset diabetes). Namun demikian, sudah semestinya orangtua mempersiapkan mereka sedini mungkin agar diabetes yang mereka sandang tidak membatasi anak untuk tumbuh berkembang menjadi manusia life ready.

Semoga tulisan ringkas ini bermanfaat. Selamat berakhir pekan. :)


TAGS diabetes pada anak tips kesehatan diabetes tipe 1 juvenile diabetes


-

Author

perempuan angin | redaktur jurnal | march equinox | freelance tutoress | Ezy's riding mate

Follow Me